Tahun 2018, PP Presisi Optimis Cetak Kenaikan Laba Hingga Rp500 miliar

Tahun 2018, PP Presisi Optimis Cetak Kenaikan Laba Hingga Rp500 miliar

SAHAM.NEWS, JAKARTA – PT PP Presisi Tbk (PPRE) baru saja memulai debut perdananya sebagai perusahaan terbuka pada Jumat (24/11) lalu. Namun perusahaan harus mengelus dada karena perdagangan saham PPRE tidak berjalan seperti yang diharapkan. Hingga akhir sesi-II, PPRE tercatat anjlok sebesar 4,65% dari harga pembukaanya di Rp430 ke level Rp410.

Terlepas dari perdagangan perdana tersebut, PPRE telah menetapkan target laba bersih tahun 2018 mendatang sebesar Rp500 miliar atai naik sekitar 150% dari perolehan laba bersih tahun ini. Perseroan optimis dapat membukukan kontrak baru sekitar Rp7-8 triliun di tahun mendatang.

Asal tau saja, tahun ini PPRE membidik kontrak baru senilai Rp5-6 triliun. Hingga akhir Oktober lalu, perseroan telah mengantongi kontrak sebesar Rp4,2 triliun. Dengan demikian, PPRE hanya perlu mencari tambahan sekitar Rp1,4 triliun untuk memenuhi target tahun ini. Total laba bersih yang ditargetkan sampai tutup tahun nanti adalah Rp200 miliar dari penjualan sebesar Rp1,8 miliar.

Direktur PP Presisi Tbk Benny Pidakso menjelaskan bahwa penawaran umum perdana akan membantu PPRE dalam memperkuat kapabilitas keuangan demi memperkokoh posisi perusahaan di sektor konstruksi. Adapun dana segar yang didapatkan perusahaan dari Initial Public Offering ini adalah sebesar Rp1 triliun. Dana yang diraih perseroan rencananya akan digunakan untuk investasi dan modal pada setiap lini bisnis.