Toba Pulp Peroleh Tambahan Pinjaman dari Pinancle Company sebesar US$150 juta

152
Toba Pulp Peroleh Tambahan Pinjaman dari Pinancle Company sebesar US$150 juta

SAHAM.NEWS, MEDAN – PT Toba Pulp Lestari tbk (INRU) baru saja memperoleh tambahan pinjaman baru dari Pinancle Company Limited (PCL) dengan nilai sebesar maksimal US$150 juta. Asal tau saja, sebelumnya perusahaan juga telah memiliki pinjaman dari PCL sebesar US$96.65.

INRU memutuskan untuk menambah pinjaman ke PCL karena menilai bahwa transaksi ini akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan pinjaman dari perbankan. Apabila menggunakan fasilitas kredit dari bank, Perseroan akan menghadapi risiko tingkat bunga dimana keuntungan Perseroan akan dipengaruhi oleh perubahan tingkat bunga dan
jumlah pinjaman. Pinjaman ini memiliki jangka waktu selama 9 tahun dengan bunga 3M LIBOR plus 3,5%. Beban bunga ini lebih kecil dibanding dengan rata-rata tingkat suku bunga kredit investasi dari bank secara umum untuk mata uang US$ sebesar 5,33%. Selain itu, grace periode yang diberikan adalah selama 3 tahun dengan jadwal pembayaran pada tahun 2021 dan  jatuh tempo pada tahun 2029.

Dilansir dari keterbukaan informasi, INRU menyatakan bahwa tambahan pinjaman ini akan sangat bermanfaat bagi perseroan karena digunakan untuk berbagai keperluan penting, antaralain mill major maintenance dan penggantian sebagian mesin yang diperkirakan sebesar US$100juta, pengembalian sebagian panjar kepada pihak afiliasi DPMM sebesar US$40juta, dan keperluan modal kerja sebagai cadangan yang diperlukan untuk biaya operasional
karena mill shutdown selama satu bulan untuk mill major maintenance sebesar
US$10juta.

Selain itu, dengan diperolehnya pinjaman dari PCL dengan grace period selama 3 tahun dan
pembayaran pokok disertai bunga selama 9 tahun, maka pada akhir tahun 2029, INRU
diproyeksikan masih memiliki kas dan setara kas yang positif yang diharapkan dapat
dimanfaatkan untuk meningkatkan pangsa pasar (market share) dari kegiatan
usaha saat ini, sehingga dapat mendukung pertumbuhan kinerja keuangan Perseroan.

Facebook Comments