TOTL Telah Capai 81% dari Target Kontrak Rp4 triliun Tahun Ini

143
TOTL Telah Capai 81% dari Target Kontrak Rp4 triliun Tahun Ini

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Memasuki kuartal ke empat pada tahun ini, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) mencatatkan kinerja yang cukup gemilang dengan mengantongi kontrak baru sebesar Rp3,25 triliun. Sejauh ini, nilai kontrak tersebut telah mencapai 81% dan sejalan dengan target kontrak baru yang ditetapkan manajemen TOTL sepanjang tahun 2017 ini, yaitu Rp 4 triliun.

Mahmilan Sugiyono Warsana selaku Sekretaris TOTL menyatakan bahwa saat ini perusahaan memang manangani beberapa proyek strategis. Proyek-proyek tersebut termasuk Thamrin Nine yang memasuki fase kedua, Chitaland Tower, Gedung GOP 1, Taman Permata Buana Apartemen, serta Hotel Potato Head.

Selain proyek-proyek tersebut, perusahaan juga tengah mencalonkan diri dalam proses tender yang sedang dilaksanakan oleh beberapa proyek milik swasta. Sebagian besar proyek yang sedang diincar perusahaan merupakan proyek perkantoran sedangkan lainnya seperti pusat pembelanjaan, apartemen, perhotelan, serta bangunan religius. Jika diakumulasi secara keseluruhan, nilai berbagai proyek terssebut mencapai Rp7,09 triliun.

Dalam paparan publik beberapa waktu lalu, perusahaan juga menyatakan tengah mengikuti proses tender sejumlah proyek swasta. Estimasi nilai proyek itu mencapai Rp7,06 triliun yang terdiri dari proyek perkantoran (porsi 43%), pusat perbelanjaan (27%), apartemen (16%), hotel (14%) dan bangunan keagamaan (0,4%).

Dengan torehan kinerja tersebut, TOTL membidik pendapatan usaha sebesar Rp3,1 triliun. Sampai pada akhir kuartal lalu, perusahaan kontraktor swasta ini telah membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,99 triliun. Jumlah ini meningkat sebesar 15% jika dibandingkan secara year on year dengan periode yang sama pada tahun 2016 yang lalu. Komposisi pendapatan usaha tersebut paling besar diperoleh dari jasa konstruksi. Selain itu, sewa properti, sewa peralatan serta jasa manajemen dan pelatihan juga turut memberikan sumbangsi terhadap pendapatan perusahaan namun dengan jumlah yang lebih kecil.

Seiring dengan hal tersebut, TOTL menargetkan perolehan laba bersih sepanjang tahun 2017 ini sebesar Rp250 miliar. Hal ini sejalan dengan laba bersih yang telah dikantongi perusahaan pada akhir kuartal lalu sebesar Rp191,45 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah ini meningkat 19% dari Rp160,5 miliar.

Sebagai tambahan informasi, tahun ini perusahaan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure sebesar Rp100 miliar. TOTL pun telah memberikan bocoran untuk jumlah belanja modal pada tahun depan akan berkisar di Rp50 miliar. Sebagian dari capex tersebut akan dialokasikan untuk membeli peralatan proyek dan teknologi, melakukan renovasi gedung, serta membeli peralatan lunak.

Facebook Comments