WOW Proyeksi IHSG Tahun Depan Oleh Credit Suisse Capai 6.900

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Credit Suisse Indonesia baru saja menetapkan proyeksi target indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk akhir tahun 2018 dikisaran level 6.900.

Proyeksi tersebut dikemukakan oleh Analis Credit Suisse yakni Jahanzeb Naseer dan Benny Kurniawan dalam riset terbarunya yg berisi faktor faktor yang dapat mendorong IHSG ke level 6.900,

Indonesia sendiri saat ini merupakan pasar yang diminati oleh investor asing pada tahun 2017, sehingga arus dana akan tetap positif mengalir hingga  tahun 2018.

“Angka Pertumbuhan pendapatan Indonesia mulai membaik, kemudian return on equity tertinggi di Asia, belanja pra-pemilu, kenaikan harga komoditas batu bara dan kelapa sawit dapat memberikan sentimen dorongan positif,” seperti dikutip dari Bloomberg.

“Pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik akan dapat meresap ke ekonomi riil, mengingat Pertumbuhan PDB riil yang diproyeksi mencapai 5,3% pada tahun 2018″

Rekomendasi overweight diberikan oleh Credit Suisses pada saham saham perbankan, telekomunikasi, konsumer (ritel), media dan properti. Sedangkan untuk saham bahan bangunan konstruksi, pertambangan, kesehatan, dan utilitas dinilai masih underweight .

Kenaikan IHSG sepanjang tahun 2017 ini telah mencapai 14% dengan inflow dana asing atas saham Indonesia mencapai US$2,8 miliar.

Facebook Comments